Rabu, 25 November 2009

Ayo menulis lagi yuk!

Sudah lama saya tidak meng-update blog pribadi. Semenjak mengenal situs jejaring sosial facebook, waktu dan mood untuk meng-update blog menjadi hilang.

Setiap ada waktu sedikit luang, pasti langsung open facebook. Melihat update status teman adalah menu utama. Update status untuk account sendiri hanya 2-3 harian, atau jika ada laga Arema, spesial event, moment atau kasus nasional. Aktivitas menambah teman facebook mungkin lebih intens daripada update status atau upload foto.

Jujur saja, sebenarnya banyak juga yang kejadian, peristiwa, pengalaman hidup sekeluarga dan kegiatan yang ingin saya abadikan dalam bentuk suatu tulisan blog sederhana. Kasus-kasus nasional seperti Anggodo-bibit-candra, prestasi timnas PSSi, kegiatan keluarga, even reuni akbar smaneta, aktivitas XL da Bike dan masih banyak lagi yang bisa dijadikan bahan tulisan di blog ini. Namun akhirnya sampai saat ini event-event tersebut belum sempat masuk blog.

Harapan saya, mulai minggu depan, insya allah, setiap seminggu sekali harus ada tulisan baru di blog ini. Semoga.

Senin, 17 Agustus 2009

Asyik Bisa Naik Sepeda

Aku senang sekali karena aku sudah bisa naik sepeda roda dua. Dan itu aku senang sekali.
Pagi hari dan sore hari aku bersepeda dengan mbak Dila sama Aul. Aku sangat senang. Kapan-kapan kalau hari libur, aku akan bersepeda lagi. Oh ya kalau hari minggu aku lupa hihihi...(by avisa, senin 17 Agustus 2009)

Selasa, 07 Juli 2009

Pemilihan Presiden 2009, Ayo contreng

Hari ini, 8 Juli 09, bangsa Indonesia mempunyai momen bersejarah lagi. Ya, hari ini rakyat Indonesia melaksanakan Pemilihan Presiden secara langsung untuk yang kedua kalinya (pertama tahun 2004). Sebuah rangkaian pemilihan umum yang diselenggarakan setelah pemilihan legislatif bulan April 2009 yang lalu.

Tiga kandidat pasangan capres-cawapres ditentukan nasibnya hari ini oleh rakyat Indonesia. Ketiga kandidat itu adalah 1. Megawati-Prabowo, 2. SBY-Boediono, 3. Jusuf Kalla-Wiranto.

Adapun program yang ditawarkan oleh ke-3 kandidat, menurut Direktur Eksekutif Reform Institute Yudi Latief kepada koran Jawa Pos, SBY-Boediono menawarkan pendekatan makroekonomi, stabilitas, pertumbuhan dan melanjutkan pemberantasan korupsi. JK-Wiranto fokus pada sektor riil, peningkatan daya saing produk lokal dan efisiensi pembangunan. Mega-Prabowo lebih fokus pada ekonomi kerakyatan berbasis pertanian dan nelayan, serta melepas ketergantungan hutang LN dan mendorong renegosiasi kontrak karya. Dari segi karakter personal SBY lebih mengandalkan karisma dan keteraturan; JK pada spontanitas dan kecepatannya dalam membuat kuputusan; Mega pada martabat bangsa.

Kita sendiri pun juga sudah melihat, memperhatikan dan mengikuti kampanye pilpres mulai dari iklan, kampanye langsung sampai dengan debat antar capres dan cawapres. Semua ditawarkan demi bangsa Indonesia.

Meskipun sempat diwarnai protes keras soal kisruhnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh Mega-Pro dan JK-Win, KPU tetap melaksanakan pilpres hari setelah MK (Mahkamah Konstitusi) memperbolehkan WN yang tidak masuk dalam DPT tetap bisa mencontreng dengan syarat KTP dan Paspor. Tidak dapat dipungkiri bahwa data kependudukan Indonesia masih belum tertib ini tentunya berimbas ke DPT pemilu.

Nah, apapun yang terjadi, bahwa ini adalah hajatan besar bangsa Indonesia, yang akan me-LANJUTKAN kepakan sayap burung garuda, tandukan dan terjangan kaki banteng, agar dapat bergerak LEBIH CEPAT, ke arah yang LEBIH BAIK.

Kita akan nantikan "who to be best of the best, to be next president".
Selamat mencontreng Indonesia!

Kamis, 23 April 2009

Alun-alun Malang


Sabtu sore 18 April 09, saya, istri dan anak jalan-jalan sore ke alun-alun malang. Sebuah tempat yang tentunya tidak asing lagi bagi kita. Berada tepat di jantung kota Malang dan di kelilingi dengan mall, kantor pemerintahan, hotel dan masjid jami' Agung.

Begitu sampai di alun-alun, setelah memarkir motor, kami bertiga langsung menuju penjual tahu petis. Kami memang suka sekali makan tahu petis khas malang ini (petis kacang). Setelah itu kami mencari tempat duduk di tengah alun-alun, dekat bundaran air mancur. Tak lupa jagung manis bakar melengkapi camilan kami dalam menikmati suasana sore di alun-alun Malang.

Tampak keluarga-keluarga muda (ayah, ibu dan anak balita) juga menikmati suasana cerah sore di alun-alun. Pedagang kaki lima yang tampak berjualan adalah: penjual tahu petis, jagung bakar, krupuk, mainan anak, buku-buku, topi dan tidak ketinggalan komedi monyet yang meramaikan alun-alu plus pengamen yang "menghibur" pengunjung.

Tiba-tiba, para pedagang kaki lima itu lari terbirit-birit. Sudah dapat diduga, dan ini sepertinya sudah lazim, muncul bapak-bapak satpol pamong praja melakukan sidak di kawasan alun-alun. Obrakan itulah istilah sidak satpol PP versi pedagang kaki lima. Ada komentar yang sempat terdengar dari seorang pengunjung alun-alun, lha wong mereka/pedagang cari makan kok dikejar-kejar.

Karena hari sudah senja, kami pun memutuskan untuk pulang. Tak lupa kami sempatkan mengabadikan momen di alun-alun malang untuk dokumentasi keluarga. Ya, begitulah suasana sore di kawasan alun-alun Malang.

Rabu, 08 April 2009

Ayo contreng


Hari ini kamis 9 April 09, matahari bersinar cerah. Secerah hati bangsa Indonesia hari ini. Ya hari ini, hajatan 5 tahunan alias pemilu anggota dewan legislatif dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Namun ada kemungkinan di beberapa daerah pemilu sedikit tertunda karena alasan logistik belum terdistribusi merata.

Ya hari ini kita mencontreng. Metode baru dalam memberikan suara setelah bertahun-tahun mencoblos. Hari ini adalah tahap selanjutnya dari rangkaian pesta demokrasi, setelah melalui tahap parade poster, baliho, brosur caleg di jalanan dan iklan partai di TV. Menurut pepatah bijak contrenganmu menentukan arah dan nasib bangsa ini 5 tahun ke depan.

Tiba di TPS 04 tampak warga sedang antri menunggu panggilan untuk mencontreng. Tak sedikit dari perbincangan, para warga masih bingung mencontreng caleg siapa. Kalau partai kemungkinan sudah ada pilihan untuk dicontreng. Sambil menunggu panggilan, saya sempatkan untuk melihat daftar caleg yang ditempelkan di depan TPS, sebelah pintu masuk.

TPS 04, TPS di lingkungan rumah saya, seperti pemilu-pemilu sebelumnya, selalu dikomandani oleh bapak mertua saya, Soedarman Basutomo, selaku KPPS. Anggotanya pun tidak jauh berbeda.

Tibalah giliran saya dan istri saya (rosana) plus anak saya (avisa), masuk ke bilik suara untuk mencontreng. Empat lembar surat suara seukuran kertas koran dibuka, dicontreng dan dilipat kembali, membutuhkan waktu lebih banyak dari pemilu sebelumnya. Hal ini yang menyebabkan sedikit terjadi antrian. Setelah saya memperhatikan, mempertimbangkan dan akhirnya saya mencontreng.

Hasil sementara quick count suara nasional, pemenangnya adalah partai demokrat.

Sabtu, 28 Maret 2009

Diary Sasa 28 Maret 09

Sasa sudah belajar sepeda roda 2. Besok hari minggu latihan lagi.

Senin, 23 Maret 2009

XL de bike Malang

Setelah sekitar 3 bulan vakum, akhirnya XL de bike Malang kembali menyusuri jalanan ibukota bhumi arema. Kevakuman ini disebabkan salah anggotanya kehilangan sepeda polygon tipe premier, dicuri maling.

Duo XL de bike Malang (Happy dan Hari) mengawali kayuhan sepeda di hari sabtu pagi yang cerah, dari pandanwangi, sulfat, pasar bunul, panglima sudirman, dr. Sucipto, alun-alun tugu, stasiun kota baru, pattimura, langsung tumenggung suryo, panji suroso. Panasnya matahari pagi tidak begitu dirasakan duo ini. Mereka dengan semangat tetap memacu polygon blue monarch dan black brown united.
Di depan stasiun kota baru, tepatnya dekat patung raksasa,duo xl de bike sempat mengambil gambar. Tak lupa menikmati kuliner nasi pecel di dekat smpn 5.

Duo XL de bike Malang ini diinspirasi oleh bike to work. Namun keinginan untuk b2w belum terlaksana. Saat ini memang baru 2 orang yang terdaftar. Namun duo ini bertekat mensosialisasikan kegiatan ini ke karyawan XL yang berdomisili di Malang.